Jembrana – Dalam upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Polres Jembrana menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama tokoh masyarakat dan pecalang se-Desa Adat Dauhwaru, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Pura Puseh Dauhwaru tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana Kadek Citra Dewi Suparwati, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres Jembrana dan sekitar 25 peserta dari unsur adat dan masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolres Jembrana menyoroti sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang masih kerap terjadi di masyarakat, salah satunya kasus pencurian kendaraan bermotor akibat kelalaian pemilik.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, seperti tidak meninggalkan kunci kendaraan yang masih terpasang, karena hal tersebut kerap menjadi pemicu terjadinya pencurian, ” tegas Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga mengajak pecalang untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menjelang kegiatan pemilihan bendesa adat yang direncanakan berlangsung pada bulan Juli mendatang.
Terkait potensi balap liar, Kapolres menekankan pentingnya deteksi dini. Pecalang diminta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau menghubungi layanan Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan, guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Kapolres juga menyoroti masih banyaknya anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor. Ia mengingatkan bahwa berkendara membutuhkan kematangan emosi dan tanggung jawab, sehingga anak-anak yang belum cukup umur sebaiknya tidak diberikan izin mengendarai kendaraan.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Jembrana I Nyoman Pasar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak musim kemarau yang diprediksi mulai terasa pada April 2026.
“Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran seperti membakar sampah sembarangan, terutama di lahan kering, ” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama guna mengantisipasi potensi krisis air dan gangguan kesehatan selama musim kemarau.
Selain itu, Pamapta I SPKT Polres Jembrana Dewa Agung Ayu Alamanda Diastari turut mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan berbagai kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, balap liar, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga orang hilang melalui layanan 110.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan Jumat Curhat ini berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta diharapkan semakin memperkuat sinergitas antara Polri, pecalang, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Jembrana.

Updates.